Recent Articles

Posted March 23, 2019No comments | Hasil

Tips Mengurangi Risiko Terjadinya Preeklampsia

Preeklampsia merupakan gejala hipertensi yang dialami ibu hamil. Preeklamsia menyerang ibu hamil pada umur kehamilan mulai dari 20 minggu. Mungkin terlihat tidak berbahaya, namun jika dibiarkan akan berdampak fatal bagi bayi dan ibu. Maka dari itu, penting bagi ibu hamil untuk mengetahui gejala dari preeclampsia sehingga dapat dicegah dan dikurangi sejak dini.

Penyebab dari preeklamsia masih diteliti hingga kini. Namun, salah satu hal yang cukup signifikan pada preeklamsia adalah adanya kadar kalsium yang rendah selama masa kehamilan. Beberapa studi membuktikan bahwa kebutuhan kalsium yang tercukupi dapat mengurangi preeklamsia pada ibu hamil. Berikut beberapa pencegahan agar mengurangi risiko preeklamsia:

  1. Mengenali gejala preeklamsia

Gejala preeklampsia contohnya peningkatan berat badan secara drastis, pandangan kabur, sakit kepala, dan munculnya nyeri dan sakit di perut serta kecemasan yang menonjol pada minggu ke 13 hingga minggu ke 27 atau trimester kedua kehamilan. Jika gejala tersebut muncul, Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter agar dapat ditangani lebih lanjut.

  1. Mengetahui penyebab Preeklamsia

Meskipun penyebab secara pasti munculnya preeklamsia masih diselidiki, ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan. Hal-hal tersebut seperti sejarah Preeklamsia yang terjadi dalam keluarga, ibu yang hamil pada usia dibawah 20 tahun atau di atas 35 tahun.

Riwayat penyakit berupa obesitas, janin ganda, dan riwayat penyakit seperti hipertensi kronis, lupus, diabetes, penyakit ginjal yang pernah diderita ibu hamil juga perlu diperhatikan karena bisa menjadi risiko penyakit tersebut.

  1. Memenuhi gizi ibu hamil dan janin

Salah satu zat dalam makanan yang harus dipenuhi ibu hamil agar terhindar dari preeclampsia adalah kalsium. Kalsium dapat dipenuhi dengan mengkonsumsi makanan-makanan seperti susu, biji-bijian, kacang-kacangan serta sayuran hijau. Anda juga dapat memenuhi kalsium dengan mengkonsumsi suplemen yang mengandung kalsium.

  1. Memeriksakan kehamilan secara berkala

Cara terbaik bagi Ibu hamil sangat disarankan untuk memeriksakan kandungan ke dokter kandungan secara berkala. Saat periksa kehamilan, dokter akan melaporkan apakah Anda mengalami gejala preeclampsia atau tidak. Kalaupun Anda mengalami gejala preeclampsia, dokter akan memberikan penanganan agar tidak semakin parah.

Ibu hamil dapat menghindari eklampsia dengan cara yang mudah seperti:

  1. Mengkonsumsi multivitamin yang dapat memenuhi kebutuhan asam folat selama dapat mengurangi risiko pre-eklampsia hingga 50%.
  2. Mengkonsumsi makanan berserat tinggi dapat memberikan nutrisi yang baik untuk perkembangan janin. Selain itu konsumsi buah dan sayur dapat mengurangi risiko Pre-Eklampsia.
  3. Memeriksakan keadaan gigi karena bakteri di gigi dapat menjadi salah satu pemicu Preeklamsia. Usahakan ke dokter gigi untuk memeriksakan gigi agar tidak memicu preeclampsia.
  4. Olahraga ringan agar otot dan tulangnya kuat. Olahraga yang disarankan adalah olahraga ringan seperti senam ibu hamil dan berjalan kaki.

Demikian cara mengurangi terjadinya preeklampsia pada ibu hamil. Kenali dan pelajari gejala preeclampsia dan penuhi asupan gizi untuk Anda dan bayi. Kunjungi orami.com dan dapatkan penawaran terbaik dan promo menarik untuk kebutuhan ibu dan bayi.

Tags:

Comments are currently closed.